7.1.08

31.12.07


JOIN-LAH PARA NASIONALIS SEJATI


Real Fight!

Teruskan Perjuanganmu...
"Poros Malaikat" (Fidel Castro, Hugo Chaves, Ahmadinejad, and Evo Morales


Pelajari apa dan bagaimana SEJARAH INDONESIA TERBENTUK, Jangan Pernah Kau BICARA tentang INDONESIA apabila Kau TIDAK memahami dan mengerti tentang INDONESIA!



                        Kalender Jas Merah      Group                     MY PROFILE   SETTING LOGOUT

3.12.07

malam nan sejuk sebelum perubahan iklim dan marilah kita perbaiki

Dunia ini seakan memberi kita segudang pelajaran untuk kita semakin bijak.
Dunia ini seakan mengajarkan kita untuk saling berbagi dan saling melengkapi.
Dunia ini seakan membuat kita menuju kecerdasan intelektual...

Sebuah proses akan kita lalui, sebuah hasil akan kita temukan dan rasakan.
Saya mencoba untuk semua itu, saya juga akan semakin mengalami semua masa. Tak ada guna kita meninggikan derajat di depan manusia. Hanya akan berbuah kesombongan belaka. Kini saatnya saling merendah, bagai padi nan berisi.

Tulisan inipun hanyalah sebuah illustrasi yang mendeskripsikan dunia dalam kehidupan. Generasi bangsa Indonesia harus membanggakan bersaing untuk Jaya-nya Indonesia. Merdeka!




POIN-POIN Di Bali Road Map, @Desember 2007

Jakarta
- The United Nations Climate Change Conference (UNCCC) 2007 berhasil
melahirkan Bali Road Map. Road Map ini menghasilkan kesepakatan aksi
adaptasi, jalan pengurangan emisi gas rumah kaca, transfer teknologi
dan keuangan yang meliputi adaptasi dan mitigasi.

Berikut poin-poin Bali Road Map,






Read More......

seperti disampaikan juru bicara the United
Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) John Hay dalam
pernyataan tertulis yang diterima detikcom, Sabtu (15/12/2007) .

Adaptasi

Negara
peserta konferensi sepakat membiayai proyek adaptasi di negara-negara
berkembang, yang ditanggung melalui clean development mechanism (CDM)
yang ditetapkan Protokol Kyoto. Proyek ini dilaksanakan oleh Global
Environment Facility (GEF).

Kesepakatan ini memastikan dana
adaptasi akan operasional pada tahap awal periode komitmen pertama
Protokol Kyoto (2008-2012). Dananya sekitar 37 juta euro. Mengingat
jumlah proyek CDM, angka ini akan bertambah mencapai sekitar US$ 80-300
juta dalam periode 2008-2012.

Namun negara-negara peserta belum sepakat mengenai pelaksanaan praktis
adaptasi, misalnya bagaimana cara menyatukan dalam kebijakan nasional.
Isu ini diagendakan untuk dibahas di pertemuan selanjutnya yang disebut
Badan Tambahan untuk Saran Ilmiah dan Teknis di Bonn (Jerman) pada
tahun 2008.

Teknologi

Peserta konferensi
sepakat untuk memulai program strategis untuk alih teknologi mitigasi
dan adaptasi yang dibutuhkan negara-negara berkembang. Tujuan program
ini adalah memberikan contoh proyek yang konkret, menciptakan
lingkungan investasi yang menarik, termasuk memberikan insentif untuk
sektor swasta untuk melakukan alih teknologi. GEF akan menyusun program
ini bersama dengan lembaga keuangan internasional dan
perwakilan-perwakil an dari sektor keuangan swasta.

Peserta juga sepakat memperpanjang mandat Grup Ahli Alih
Teknologi selama 5 tahun. Grup ini diminta memberikan perhatian khusus
pada kesenjangan dan hambatan pada penggunaan dan pengaksesan
lembaga-lembaga keuangan.

REDD

Reducing
emissions from deforestation in developing countries (REDD) merupakan
isu utama di Bali. Para peserta UNCCC sepakat untuk mengadopsi program
dengan menurunkan pada tahapan metodologi.

REDD akan fokus pada
penilaian perubahan cakupan hutan dan kaitannya dengan emisi gas rumah
kaca, metode pengurangan emisi dari deforestasi, dan perkiraan jumlah
pengurangan emisi dari deforestasi. Deforestasi dianggap sebagai
komponen penting dalam perubahan iklim sampai 2012.

IPCC

Peserta sepakat untuk mengakui Laporan Assessment Keempat dari the
Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) sebagai assessment
yang paling komprehensif dan
otoritatif.

CDM

Peserta
sepakat untuk menggandakan batas ukuran proyek penghutanan kembali
menjadi 16 kiloton CO2 per tahun. Peningkatan ini akan mengembangkan
angka dan jangkauan wilayah negara CDM ke negara yang sebelumnya tak
bisa ikut mekanisme ini.

Negara Miskin

Peserta
sepakat memperpanjang mandat Grup Ahli Negara Miskin atau the Least
Developed Countries (LDCs) Expert Group. Grup ini menyediakan saran
kritis untuk negara miskin dalam menentukan kebutuhan adaptasi. UNCCC
sepakat negara-negara miskin harus didukung karena kapasitas
adaptasinya yang rendah.

Source: my e-mail(...@yahoo.com).